Base Ugan

Bahasa Ogan Ulu selanjutnya kita sebut Base Ugan adalah bahasa yang di pakai atau bahasa ibu di daerah Ogan Ulu atau Kabupaten Ogan Komering Ulu. Bahasa ini adalah rumpun Bahasa Melayu berakhiran e pepet. Penutur bahasa ini tersebar di 12 Kecamatan dalam Kabupaten OKU, dari 12 kecamatan ada 2 kecamatan yang bukan penutur Base Ugan yaitu Kecamatan Lengkiti. Kecamatan Lengkiti merupakakan penutur Bahasa Komering Dialek Daya ada 2 marga di kecamatan ini yaitu Marga Lengkayap dan Marga Kiti terdiri dari 12 kampung. Namun demikian bila masyarakat Lengkiti ini berbicara dengan masyarakat penutur Base Ugan maka mereka dapat juga menggunakan Base Ugan ini dalam arti lain penutur Bahasa Komering Daya ini bisa juga memakai Base Ugan. Selanjutnya ada 1 kecamatan lagi yang bukan penutur Base Ugan akan tetapi ada juga beberapa kampung merupakan penutur Base Ugan yaitu Kampung Negeri Sindang, Kampung Lubuk dalam Kecamatan Sosoh Buay Rayap(SBR). Bahasa ibu di Kecamatan SBR ini adalah Bahasa Campur yaitu campuran antara Bahasa Komering Daya dengan Base Ugan, masyarakat sering juga menyebutnya Bahasa Penyandingan merujuk pada Desa Penyadingan yang merupakan Ibukota dari Kecamatan SBR.

Dari sekitar 500.000 (limaratus ribu) jiwa Penduduk Kabupaten OKU diasumsikan sekitar 50% merupakan penutur Base Ugan, jadi ada sebanyak 250.000 jiwa penutur Base Ugan ini. Untuk Wilayah Kotabaturaja Base Ugan dipakai bersamaan dengan Bahasa Melayu Palembang atau sering di sebut juga Baso Pelembang Sari-ari. Terkadang juga penutur Base Ugan di Kotabaturaja mencampur Base Ugan dengan Bahasa Melayu Palembang. Dengan kata lain penutur Base Ugan di Kotabaturaja akan menggunakan Base Ugan saat di dalam rumah bersama anggota keluarga, akan tetapi bila penutur Base Ugan ini keluar rumah misal ke pasar,ke tempat kerja, pergi ke mall, ke bank, ke kantor-kantor atau ke sekolah maka penutur Base Ugan lebih sering memakai Baso Pelembang Sari-ari. Karena bercampurnya Base Ugan dengan Baso Pelembang Sari-ari ini di Kotabaturaja sehingga masyarakat sering kali menyebutnya Base Pelembang Buntung.

Di kecamatan-kecamatan penutur Base Ugan masyarakatnya sangat fanatik akan bahasa ini terutama pada Kecamatan Ulu Ogan, Pengandonan, Semidang Aji, Kecamatan Muara Jaya, Lubuk Batang serta Kecamatan Peninjawan. Walau demikian masyarakat penutur Base Ugan tidak pernah atau jarang menggunakan Base Ugan ini pada acara resmi. Pada pidato bupati, camat, lurah atau kades serta khotbah jumat, akad nikah tidak pernah atau jarang kita jumpai penutur Base Ugan menggunakan Base Ugan, bahasa yang dipakai adalah Bahasa Indonesia. Base Ugan hanya dipakai sebagi penegas kata atau kalimat saja. Di sekolah hanya mulai dari kelas 1 sampai kelas 3 SD saja di ajarkan mata pelajaran Base Ugan itupun menurut pengamat penulis belumlah maksimal cara penyampaiannya. Pada media masa tulis amat jarang kita jumpai tulisam Base Ugan. Untuk stsiun radio Alhamdulillah  ada 1 Stasiun radio yang melestarikan Base Ugan ini yaitu Radio Lean Puri FM yang mengudara pada frekuensi 103,1 FM. Sedangkan stasiun televisi belum ada yang menggunakan Base Ugan sebagai bahasa komunikasinya. Bahasa tulis sebenarnya dalam Base Ugan memiliki huruf atau aksara sendiri yaitu huruf ka ga nga masyarakat Ogan menyebutnya Surat Ulu. Aksara ini mirif akasara Rencong Aceh atau Akasara Lampung. Akan tetapi amat sangat di sayangkan Surat Ulu ini sudah jarang atau tidak bisa kita jumpai lagi pemakainya.

Selain di wilayahnya sendiri penutur Base Ugan bisa kita jumpai pula di Peropinsi tetangga yaitu di Propinsi Lampung. Base Ugan dapat kita Jumpai penuturnya di kampung-kampung sepanjang Jalan Lintas Tengah Sumatera dari Kecamatan Bukit Kemuning sampai Kotabumi Kabupaten Lampung Utara, Base Ugan bisa kita jumpai penuturnya pada kampung : Bukit kemuning, Tanjung Waras, Sukamarga/Talang Pris, Pulau Panggung/Napalbelah, Ogan Lima, Negeri Besar/Bunglai, Jembatan/Talang Jerambah dan Kampung-Kampung Lainnya dalam Kabupaten Lampung Utara. Di wilayah Kabupaten Way Kanan Base Ugan bisa kita jumpai Penuturnya di Kecamatan Kasui dan Kecamatan Banjit serta di Kampung Kayu Batu Kecamatan Gunung Labuahan Kabupaten Way Kanan, Di Kota Metro Lampung dapat kita jumpai juga penutur Base Ugan pada beberapa kampung. Di Kabupaten Tanggamus penutur Base Ugan bisa kita jumpai di beberapa kampung dalam Kecamatan Talang Padang, Gisting, Pulau-Panggung dan Kota Agung Tanggamus. Untuk wilayah Lampung Selatan penutur Base Ugan bisa kita jumpai di Kecamatan Palas. Sedangkan di Kabupaten Mesuji Lampung Bahasa Ogan yang dipaki adalah Bahasa Ogan Dialek Pegagan.

Tinggalkan sebuah Komentar

Filed under profile

Peta Zonasi Bahaya Lahar Dingin


i

1 Votes

Quantcast

// <![CDATA[//
PDRTJS_settings_562512_post_5592={“id”:562512,”unique_id”:”wp-post-5592″,”title”:”Peta Zonasi Bahaya Lahar Dingin”,”permalink”:”http:\/\/rovicky.wordpress.com\/2010\/11\/08\/peta-zonasi-bahaya-lahar-dingin\/”,”item_id”:”_post_5592″}
//
Selain ancaman lava, lahar, dan awanpanas kini hujan deras menyebabkan Gunung Merapi juga menyebabkan adanya daerah rawan bahaya lahar dingin. Lahar dingin merupakan aliran sedimen pekat yang teridiri atas batu, kerikil, pasir serta abu vulkanik yang tercampur air.

Peta yang dikeluarkan oleh BNPB untuk daerah rawan banjir lahar dingin terlihat dibawah ini :

Peta Zonasi Rawan Banjir Lahar Dingin Merapi 7 Nov 2010

Zonasi ini didasarkan pada buffer zone 300 dan 500 meter sepanjang sungai yang hulunya di lereng Gunung Merapi.

Peta detil zonasi rawan banjir ukuran besar dapat diunduh disini :

Untuk melihat Peta Jalan, Peta Satelite, atau Peta Ketinggian.
View Larger Map

Proses terjadinya lahar dingin secara grafis dijelaskan dibawah ini

Sumber Departemen Pekerjaan Umum

Ketika meluncur dari puncak Merapi, material ini berupa material piroklastik yang menyebabkan terbentuknya awanpanas. ISinya terdiri atas batuan berukuran bongkah, kerakal, kerikil, pasir hingga debu panas. Setelah di daerah produksi ini terkena hujan maka di daerah transportasi di lerengnya akan memiliki energi sangat tinggi yang mampu merusak apa saja yang dilewatinya. Seterusnya ketika sampai dibawah maka akan terjadi proses sedimentasi dari pasir-pasir ini sebagai endapan material vulkanik yang sering kita lihat di tebing-tebing sungai ditengah  perkotaan Jogja.

Dongengan terkait :

Tinggalkan sebuah Komentar

Filed under Tak terkategori

MANFAAT DAUN PEGAGAN

Tumbuhan Pegagan atau sering di sebut pegago dalam bahasa Lampung dialek Abung. Merupakan tumbuhan menjalar di tanah, daunnya berbentu bulat kecil seperti koin 500 an. Ada juga yang lebih besar lagi diameterya.

Bagi masyarakat Lampung tumbuhan ini sering diambil daunnya untuk dilalap sebagai sayuran segar. Tapi rupaya tidak hanya dimakan daunya saja, pegagan ini bisa juga untuk obat luka bakar. cara menggunakanya cukup ambil daun pegagan seperlunya lalu di lumatkan atau di tumbuk, kemudian di borehkan atau di oleskan daun pegagan yang sudah di lumatkan ini pada luka bakar. InsyaAllah dapat meyembuhkan luka bakar anda.

Tinggalkan sebuah Komentar

Filed under Kesehatan

Bahasa Ogan

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

Langsung ke: navigasi, cari

Bahasa Ogan
Dituturkan di Indonesia
Daerah Sumatera Selatan (Indonesia)
Jumlah penutur 500.000
Rumpun bahasa Austronesia

Kode-kode bahasa
ISO 639-1 Tidak ada
ISO 639-2
ISO 639-3 ogn

Bahasa Ogan adalah bahasa yang dituturkan sebagian besar masyarakat yang terdapat di Kabupaten Ogan Ilir (Tanjungraja, Inderalaya, Pemulutan, Muara Kuang), Ogan Komering Ilir (Pampangan, Tulung Selapan), dan Ogan Komering Ulu (Baturaja).

Bahasa Ogan yang dituturkan oleh sebagian masyarakat yang tinggal di pesisir atau tepian Sungai Ogan. Sungai Ogan berasal dari beberapa aliran kecil mata air dari Bukit Nanti bersatu menjadi satu aliran besar Sungai Ogan, yang pada akhirnya bermuara di sungai Musi Palembang Provinsi Sumatera Selatan. Bahasa Ogan yang digunakan oleh masyarakat di tepian sungai Ogan dikenal salah satu suku dari rumpun Melayu yaitu suku Ogan. Batasan Suku Ogan dikenal adanya istilah, Ulu Ogan (daerah Kelumpang), Ogan Ulu (daerah kecamatan Pengandonan), Ogan Baturaja (Kota Baturaja), dan Ogan Ilir (daerah Lubuk Batang dan Muara Kuang).

Bagi orang yang telah mengenal bahasa Ogan, mereka akan mengatakan bahwa bahasa Ogan mirip bahasa orang Malaysia walau tidak sama persis. Contoh logatnya “Nak kemane?”, yang artinya “Anda hendak ke mana?”.

Semakin ke hulu DAS (Daerah Aliran Sungai) Ogan, maka logat bahasa Ogan Akan terdengar keras, makin ke hilir makin halus dan agak terdengar berlagu. Hal ini senada dengan filosofi “daerah hulu sungai Ogan, tepian sungai Ogan agak kecil arus airnya deras berbatu dan berbukit, sedangkan daerah hilir tepian sungai Ogan lebar dan arus air tenang tidak berbatu.”

Tinggalkan sebuah Komentar

Filed under profile

SEJARAH KABUPATEN OKU

Nama Kabupaten Ogan Komering Ulu diambil dari nama dua sungai besar yang melintasi dan mengalir di sepanjang wilayah kabupaten OKU, yaitu sungai Ogan dan Sungai Komering. Berdasarkan sejarah, sesuai dengan kesepakatan yang tertuang dalam Peraturan Daerah Kabupaten Ogan Komering Ulu Nomor 9 Tahun 1997 tanggal 20 Januari 1997, Tahun 1878 ditetapkan sebagai tahun kelahiran nama Ogan Komering Ulu. Sedangkan berdasarkan peraturan perundang-undangan, Kabupaten Ogan Komering Ulu terbentuk dengan keluarnya Undang-undang Nomor 11 Tahun 1950 tentang Pembubaran Negara Bagian Sumatera Selatan dan Peraturan Pemerintah Penganti Undang-undang Darurat Nomor 3 Tahun 1950 tentang Pembentukan Daerah Sumatera Selatan menjadi Propinsi didalam Negara Republik Indonesia.

Selanjutnya melalui Keputusan Gubernur Sumatera Selatan Nomor GB/100/1950 tanggal 20 Maret 1950, ditetapkan batas-batas wilayah Kabupaten Ogan Komering Ulu dengan ibu kota kabupaten di Baturaja. Sejalan dengan Undang-undang Darurat Nomor 4 Tahun 1956 yang diperkuat dengan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 28 Tahun 1959 tentang Pembentukan Daerah Tingkat II Kotapraja di Sumatera Selatan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1959 Nomor 73. Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 1821), Kabupaten Ogan Komering Ulu menjadi daerah otonom yang berhak mengatur dan mengurus rumah tangganya sendiri.

Sesuai dengan semangat Otonomi Daerah, berdasarkan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 37 Tahun 2003 tentang Pembentukan Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur, Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan dan Kabupaten Ogan Ilir di Provinsi Sumatera Selatan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2003 Nomor 152, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4347), pada tahun 2003 Kabupaten OKU resmi dimekarkan menjadi 3 (tiga) Kabupaten, yakni (1) Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur (OKU TIMUR) dengan Ibukota Martapura; (2) Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan (OKU SELATAN) dengan Ibukota Muaradua dan (3) Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) dengan Ibukota Baturaja.

BUPATI KABUPATEN OKU TAHUN 1949 – SEKARANGNo Nama Masa Jabatan
1. M. Said 1949 – 1950
2. Nawawi 1950 – 1952
3. Aziz 1952 – 1954
4. Mustofa 1954 – 1956
5. Saleh 1956 – 1958
6. Harum 1958 – 1962
7. Usman Raden Mangku 1962 – 1963
8. Rusman Effendi Rustam 1963 – 1968
9. M. Muhammad Muslimin 1968 – 1979
10. HM. Saleh Hasan, SH. 1979 – 1989
11. Drs. H. Mulkan Aziman 1989 – 1994
12. Amiruddin Ibrahim 1994 – 1999
13. H. Rosihan Arsyad 1999 – 2000
14. Ir. Syahrial Oesman, MM.2000 – 2002
15. Eddy Yusuf, SH., MM. 2002 – 2008
15. Drs. Yulius Nawawi 2008 s/d Sekarang

Komentari · Suka · Bagikan

Tinggalkan sebuah Komentar

Filed under Profil

Ayah Perkosa Anak Kandung Dicokok



Kepolisian Resor (Polres) Bangkalan, Madura, Jawa Timur, Sabtu (9/10), berhasil menangkap seorang ayah yang tega memperkosa anak kandung dari tempat persembunyiannya di daerah Pasarpan, Pasuruan.

Identitas tersangka diketahui bernama Mar Kholik (47) warga Kecamatan Modung, Bangkalan. Kini, tersangka meringkuk di balik jeruji besi Mapolres Bangkalan untuk mempertanggungjawabkan perbuatan biadab itu.

Kasat Reskrim Polres Bangkalan AKP Muhammad Kholil, mengatakan, penangkapan terhadap tersangka berawal laporan dari korban yang berinisial KLZ (16), yang tak lain adalah anak kandung tersangka.

“Pada tanggal 25 September 2010 lalu, KLZ bersama ibunya, ZN, datang ke Polres Bangkalan untuk melaporkan kasus perkosaan terhadap dirinya yang dilakukan oleh ayah kandungnya,” kata Kholil.

Kholil menjelaskan, pelaku pemerkosaan kabur setelah mendengar telah dilaporkan pada polisi oleh anak dan istri. Informasinya, tersangka kabur dari kejaran petugas ke daerah asalnya yakni Kabupaten Pasuruan.

“Kemudian, kami melakukan pengejaran dan berhasil menangkap tersangka saat berada di persembunyian. Petugas pun langsung membawa tersangka ke Mapolres Bangkalan untuk menjalani pemeriksaan,” ungkapnya.

Hasil pemeriksaan, tersangka telah melakukan pemerkosaan terhadap korban sebanyak 30 kali. Hal itu dilakukan korban di rumahnya, saat suasana rumah sedang kosong.

“Menurut pengakuan pelaku, awalnya ia mengancam korban dengan clurit agar mau diperkosa dan kejadian itu saat korban masih duduk di kelas 3 Tsanawiyah. Dan pemerkosaan tersebut dilakukan hingga 30 kali. Namun, tidak sampai hamil,” ucapnya.

Selain menangkap pelaku, polisi juga menyita sebilah clurit dari tangan tersangka untuk dijadikan barang bukti (BB) dalam kepentingan penyidikan.

Tersangka dijerat dengan Pasal 81 ayat 1 Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak. “Selain itu tersangka dikenai Pasal 46 Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2004 tentang Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara,” kata AKP Kholil menjelaskan.

~ oleh tommy utama sh di/pada Oktober 9, 2010.

Ditulis dalam PELECEHAN SEXU

Tinggalkan sebuah Komentar

Filed under Kriminal

Awas, Padang Berisiko Tsunami Tertinggi Dunia


Sebuah majalah National Geographic Indonesia Edisi I menyebutkan bahwa provinsi Sumatera Barat, khususnya Padang memiliki potensi risiko tertinggi di dunia jika terjadi tsunami, ditinjau dari jumlah penduduk yang berada di pesisir pantai.

Tingginya risiko ini disebabkan letak geografis daerah ini berbatasan langsung dengan Samudera Hindia dan dilalui lempeng Indo Australia-Eurasia yang aktif bergerak empat hingga enam sentimeter per tahun.
Pergerakan lempeng itu jika bertumbukan atau mengalami patahan dapat memicu terjadinya gempa bumi yang berpotensi diikuti gelombang tsunami.

Karena itu, pemerintah provinsi Sumatera Barat (Sumbar) melakukan pemetaan daerah rawan bencana alam, melalui satu program pengelolaan dan penanganan dampak bencana. Program ini disetujui untuk didanai biaya kegiatan dengan APBD Sumbar 2010 sebesar Rp320 juta, kata Gubernur Sumbar, Marlis Rahman di Padang.

Seperti yang dilansir tvone.co.id, Kegiatan yang dilaksanakan dalam program ini meliputi, pemetaan distribusi penduduk di sekitar gunung berapi Gunung Tandikat, dengan dana Rp75 juta.

Gunung Tandikat berada dalam wilayah Kabupaten Padang Pariaman dan Kabupaten Agam dengan tinggi 2.430 meter diatas permukaan laut (mdpl), yang lokasinya dekat dengan Kota Bukittinggi dan Padang Panjang. Gunung berapi dengan tipe “Stratovolcano” ini kini berstatus normal aktif.

Kegiatan kedua, melakukan pemetaaan pergerakan tanah di Kabupaten Pasaman dan Kabupaten Agam dengan anggaran disediakan Rp80 juta dan pemetaan mikrozonasi daerah Lubuk Sikaping dan sekitarnya melalui kegiatan dengan dana Rp75 juta. Selanjutnya, monitoring aktifitas Gunung berapi di Sumbar dengan anggaran Rp50 juta. Gunung berapi di Sumbar antara lain, Gunung Merapi, Gunung Tandikat dan Gunung Talang.

Kemudian, kegiatan pemantauan dan evaluasi bencana geologi di Sumbar disediakan anggaran Rp40 juta. Sumbar merupakan satu daerah rawan bencana, seperti gunung meletus, gempa bumi, banjir, tanah longsor termasuk gelombang tsunami.

Menurut Direktur Eksekutif LSM Komunitas Siaga Tsunami (Kogami), Patra Rina Dewi daerah pesisir pantai Sumbar dinilai paling beresiko terhadap bencana gelombang tsunami, karena sebanyak 534.878 orang warga terdata bermukim pada zona merah tsunami.

Warga tersebut bermukim di zona merah tsunami di kawasan pesisir Kota Padang, Pariaman, Pesisir Selatan, Padang Pariaman, Agam, Pasaman Barat dan Kepulauan Mentawai. Data tersebut berdasarkan penelitian sejumlah pihak terkait ditingkat nasional.

Warga yang bermukim di zona merah tsunami itu terbesar di Kota Padang mencapai 380.402 orang, kemudian Pesisir Selatan (36.980), Pasaman Barat (29.649), Pariaman (25.029), Padang Pariaman (24.861), Agam (20.644) dan Kepulauan Mentawai (17.313).

Selain itu, tambahnya, Sumbar merupakan daerah dengan resiko dan potensi tsunami tinggi, berdasarkan sejarah dan hasil penelitian para ahli. Dari penelitian diketahui bencana gelombang tsunami menghantam Pulau Sumatera setiap 200 tahun dan Sumbar mempunyai potensi resiko tinggi jika musibah itu terjadi.

Peneliti itu antara lain dilakukan Prof Kerry Sieh dan Dr Danny Natawidjaya, yang mengungkapkan Sumbar, terutama Kota Padang dalam sejarah telah dua kali dilanda gelombang tsunami, yakni pada tahun 1604 dan 1833.

~ oleh tommy utama sh di/pada Oktober 18, 2010.

Ditulis dalam BENCANA

Tinggalkan sebuah Komentar

Filed under Bencana

Jangan Suka Begadang atau Organ Tubuh Anda Akan Hancur


Para dokter di National Taiwan Hospital baru-baru ini mengejutkan dunia kedokteran karena ditemukannya kasus seorang dokter muda berusia 37 tahun yang selama ini sangat mempercayai hasil pemeriksaan fungsi hati (GOT,GPT), tetapi ternyata saat menjelang Hari Raya Imlek diketahui positif menderita kanker hati sepanjang 10 cm! Selama ini hampir semua orang sangat bergantung pada hasil indeks pemeriksaan fungsi hati (Liver Function Index).

 

kanker hati

Mereka menganggap bila pemeriksaan menunjukkan hasil index yang normal berarti semua OK. Kesalahpahaman macam ini ternyata juga dilakukan oleh banyak dokter spesialis. Benar-benar mengejutkan, para dokter yang seharusnya memberikan pengetahuan yang benar pada masyarakat umum, ternyata memiliki pengetahuan yang tidak benar.

 

Pencegahan kanker hati harus dilakukan dengan cara yang benar. Tidak ada jalan lain kecuali mendeteksi dan mengobatinya sedini mungkin, demikian kata dokter Hsu Chin Chuan. Tetapi ironisnya, ternyata dokter yang menangani kanker hati juga bisa memiliki pandangan yang salah, bahkan menyesatkan masyarakat, inilah penyebab terbesar kenapa kanker hati sulit untuk disembuhkan.

Penyebab utama kerusakan hati adalah:

  1. Tidur terlalu malam dan bangun terlalu siang adalah penyebab paling utama
  2. Tidak buang air di pagi hari
  3. Pola makan yang tidak beraturan
  4. Tidak makan pagi
  5. Terlalu banyak mengkonsumsi obat-obatan
  6. Terlalu banyak mengkonsumsi bahan pengawet, zat tambahan, zat pewarna, pemanis buatan
  7. Minyak goreng yang tidak sehat! Sedapat mungkin kurangi penggunaan minyak goreng saat menggoreng makanan hal ini juga berlaku meski menggunakan minyak goreng terbaik sekalipun seperti olive oil. (Jangan mengkonsumsi makanan yang digoreng bila kita dalam kondisi penat, kecuali dalam kondisi tubuh yang fit)
  8. Mengkonsumsi masakan mentah (sangat matang) juga menambah beban hati. Sayur mayur dimakan mentah atau dimasak matang 3/ 5 bagian. Sayur yang digoreng harus dimakan habis saat itu juga, jangan disimpan

Kita harus melakukan pencegahan dengan tanpa mengeluarkan biaya tambahan. Cukup atur gaya hidup dan pola makanan sehari-hari. Perawatan dari pola makan dan kondisi waktu sangat diperlukan agar tubuh kita dapat melakukan penyerapan dan pembuangan zat-zat yang tidak berguna sesuai dengan jadwalnya.

Sebab:

Malam hari pk 21.00 – 23.00:

Adalah pembuangan zat-zat tidak berguna/beracun (de-toxin) di bagian sistem antibodi (kelenjar getah bening). Selama durasi waktu ini seharusnya dilalui dengan suasana tenang atau mendengarkan musik. Bila saat itu seorang ibu rumah tangga masih dalam kondisi yang tidak santai seperti misalnya mencuci piring atau mengawasi anak belajar, hal ini dapat berdampak negatif bagi kesehatan.

Malam hari pk 23.00 – dini hari pk 01.00:

Saat proses de-toxin di bagian hati, harus berlangsung dalam kondisi tidur pulas

Dini hari pk 01.00 – 03.00:

Proses de-toxin di bagian empedu, juga berlangsung dalam kondisi tidur

Dini hari pk 03.00 – 05.00:

De-toxin di bagian paru-paru. Sebab itu akan terjadi batuk yang hebat bagi penderita batuk selama durasi waktu ini. Karena proses pembersihan (de-toxin) telah mencapai saluran pernafasan, maka tak perlu minum obat batuk agar supaya tidak merintangi proses pembuangan kotoran

Pagi pk 05.00 – 07.00:

De-toxin di bagian usus besar, harus buang air di kamar kecil.

Pagi pk 07.00 – 09.00:

Waktu penyerapan gizi makanan bagi usus kecil, harus makan pagi. Bagi orang yang sakit sebaiknya makan lebih pagi yaitu sebelum pk 6:30. Makan pagi sebelum pk 7:30 sangat baik bagi mereka yang ingin menjaga kesehatannya.

Bagi mereka yang tidak makan pagi harap merubah kebiasaannya ini, bahkan masih lebih baik terlambat makan pagi hingga pk 9-10 daripada tidak makan sama sekali.

Tidur terlalu malam dan bangun terlalu siang akan mengacaukan proses pembuangan zat-zat tidak berguna.

Selain itu, dari tengah malam hingga pukul 04.00 dini hari adalah waktu bagi sumsum tulang belakang untuk memproduksi darah.

Sebab itu, tidurlah yang nyenyak dan jangan begadang!

~ oleh tommy utama sh di/pada November 2, 2010.

Ditulis dalam DUNIA
Tag:

Tinggalkan sebuah Komentar

Filed under Kesehatan

Kota Baturaja

Baturaja sebuah kota kecil yang tak lain merupakan ibukota dari Kabupaten Ogan Komering ulu. Kotanya orang Ogan Ulu ini di belah oleh sungai ogan yang memisahkan bagian timur dan bagian barat kota ini. Kota yang berhawa sedang cendrung panas ini merupakan kota transit, di sini terdapat jalur lintas tengah sumatera dan jalur lintasan kereta api Lampung-Sumsel. Terdapat stasiun besar kereta api di sini yaitu stasiun Kota Baturaja. Dengan letaknya yang strategis merupakan jalur perlintasan dari Lampung menuju Kota Prabumulih atau ke Kabupaten Muara Enim atau sebaliknya tak heran bila kota ini terus berkembang pesat.

Baturaja itu sendiri berasal dari nama seorang raja yang terkena kutukan oleh Si Pahit Lidah maka, raja ini menjadi batu atau patung batu. Maka di namailah daerah ini baturaja yang berasal dari soerang raja yang telah menjadi batu. Konon patung batu seorang raja ini oleh pemerintahan Belanda di bawak ke negeri Belanda pada masa pendudukan Belanda di Indonesia dahulu.

Seperti di ceritakan semula Baturaja adalah kota transit yang menyebabkan kota ini dinamis menuju kota maju dan makmur. Di dukung pula dengan kekayaan alamnya serta keramah tamahan penduduknya. Megenai keramah tamahan penduduknya kita dapat membuktikan dengan rendahnya tindak kriminalitas di kota ini atau Kabupaten Ogan Komering Ulu pada umumnya. Dengan demikian menarik minat pendatang untuk menetap dan membuka usah di kota ini.

Berbicara kota Baturaja maka kita akan membahas pula Kabupaten Ogan Komering Ulu yang merupakan induk kota ini. Kabupaten Ogan komering Ulu atau sering akrab di sebut Kabupaten OKU, merupakan penghasil getah karet dan buah sawit di Sumsel. Dengan stabilnya harga komoditi karet di OKU ini menyebabkan kemakmuran semakin terasa di daerah ini, terutama kota Baturaja menjadi kota belanjanya masyarakat Ogan Ulu atau masyarakat kabupaten tetangga yaitu kabupaten Ogan Komering Ulu Timur dan Ogan Komering Ulu Selatan.

Tinggalkan sebuah Komentar

Filed under Profil

KAMUS OGAN BATURAJA-INDONESIA

OGAN BATURAJA——————-INDONESIA

abang                                                                     merah

ayakh                                                                     air

ading                                                                      adik

ajung                                                                      suruh

amun                                                                      kalau

bange                                                                     bodoh

badah                                                                    tempat

buyan                                                                   bodoh

bake                                                                       keranjang tradisional sumsel

bakal                                                                      jalan raya

cacak                                                                     seperti

calak                                                                      pintar

cinde                                                                      cantik

cakah                                                                     cari

cekuh                                                                     kencur

caluk                                                                      terasi

dindak                                                                   tidak suka

dikde                                                                      tidak

dugan                                                                    kelapa muda

danglah                                                                 jangan

dangau                                                                  pondok

enjok                                                                      beri

engkok                                                                   kepunyaan ku

enggok                                                                  sampai,walau

endung                                                                  ibu

endak                                                                     tidak mau

ekar                                                                         kelereng

galak                                                                       mau

gakgau                                                                   kejut,terkejut

gi                                                                              masih

gancang,gincak                                                  cepat

gulai                                                                        sayur

gual                                                                         putar

gumbak                                                                 rambut

hadu                                                                       sembuh

hang                                                                       orang,manusia

himau                                                                    macan

hingkeh                                                                 bagus,cantik

humah                                                                   rumah

ilok                                                                          bagus,cantik,indah

ileh,ulak                                                                hilir

ijak                                                                          injak

ikar                                                                         kelereng

ijat                                                                          biji

ibat                                                                        bungkus,balut

jeme                                                                      orang,manusia

jahat                                                                     jelek

jerambah                                                           jembatan

jantan                                                                 laki-laki

jelihim                                                                cerita rakyat

kajut                                                                    nenek

karut                                                                    jelek

kamah                                                                 kotor

kanye                                                                  bukan

kance                                                                   kawan,teman,sahabat

keting                                                                  kaki

kidaw                                                                  kiri

kinak                                                                   lihat

lemak                                                                 enak

lempok                                                              makanan khas baturaja

liah                                                                      leher

lunggok                                                             kumpulan

lulok                                                                   seperti

luye                                                                    benci

ligat                                                                    putar

mulik                                                                 tidur-tiduran

majoh                                                                makan/kasar

mancan                                                             kira

megak                                                                mekar

milu,mikut                                                       ikut

meli                                                                     beli

nangkan                                                             biar

nakan                                                                  ponakan

ninek                                                                   kakek,nenek

ningkek                                                              naik

negal                                                                   sebentar

pantau                                                                panggil

petang                                                                sore

pedie                                                                  apa

pelupoh                                                            gedek

peloh                                                                 keringat

sungkan                                                            malas

sangu                                                                 bekal

semban                                                             selendang bayi

sengit                                                                 iri

sangkan                                                             karena

tuape                                                                  apa

tapai                                                                    tape

tihaw                                                                   jamur makanan

tihok                                                                    congek/penyakit telinga

ta’un                                                                    setan

umeh                                                                   nenek

unggang                                                              kakek

ugan                                                                      nama sungai,nama suku

ugak                                                                      goyang

umak                                                                    ibu

ubak                                                                     bapak

ye                                                                          yang

1 Komentar

Filed under Budaya

CERITE SANG BEBULU

Di jaman pini ade kisah jeme 7 behading. 7 behading ini betine gale alias puteri gale. Jeme 7 behading ni idup dengan umak dan ubaknye di sebutek dusun.

Lanjut cerite ubak wan umak jeme 7 behading ni bidapan. Lah banyak ubat dienjokkan tapi dek hadu-hadu sakitnye. Tambah lame tambah parah sakit jeme due laki bini ni.

Tibe-tibe ade petunjuk yang nganjurkan ubat sakit jeme tue ke 7 puteri ni adelah tempoyak . Uji jeme yang ngubati ubak dan umak 7 puteri ni. Kamu hang tujoh ni cukah salah suhang pegilah nontot ubat untuk jeme tue kamu ni. Au kemane kami nak cakah ubat tu kate ke 7 puteri ni. Ade badah ubat tu ade di ujung dusun kite ni lah tepatnye di humah sang bebulu kate jeme yang ngenjuk tau tu.

Sambil saling ajungkan ke 7 puteri ni dekde katek yang galak ke badah sang bebulu tu alhasil ade kesepakatan puteri yang pertame(anak pertame) yang cukah galak pegi ke humah sang bebulu.

Singkat kate lah sampai di humah sang bebulu puteri pertame ni langsung di sambut oleh sang bebulu karne ngatek jeme lain di punduk/humah sang bebulu kecuali sang bebulu tulah. Ase teggagau/tekanjat puteri nginaki ade jeme besak itam mane badannye bebulu pule. Dengan gayanye dewek sang bebulu marak ke puteri pertame. Ai ade pedie uji sang bebulu dengan puteri pertame ni. Ngape ngan datang ke badah ku katenye agi. Sambel ase agak takut-takutan puteri pertame ni ngumung sambil tebata-bata alias gugup. Au maksud aku ke sini uji puteri pertame aku nak berasan tempoyak. O o o mudah lah itu uji sang bebulu. Uji puteri pertame agi tempoyak tu untuk ubat sakit umak wan ubak ku. Umak wan ubak ni lah lame bidapan tapi belum hadu-hadu nah ade yang ngenjok tau ubatnye makankan tempoyak make die hadu. Gampang lah itu uji sang bebulu. Tapi ade syaratnye uji sang bebulu agi. Pedie syaratnye tu kate puteri pertame. Makini uji sang bebulu syaratnye ngan ku enjuk secanting tempoyak tapi ngan galak jadi japoan ku. Kalu ngan ku enjok sekilu tempoyak ngan harus galak ku jadikan bini. Ini syarat yang mutlak uji sang bebulu. memang lah ase genyek/jijik dengan sang bebulu ni make minta syarat yang telalu behat pule dalam ati puteri pertame ni. Langsung puteri pertame balek belakang sambil ngumung kasar. Maaf  kian jangankan jadi bini ngan jadi japoan kian aku dek galak uji puteri sambil kuat-kuat die ngumung dengan sang bebulu. Au sude ame ngan dek galak jadi ngan dek buleh pedie-pedie ndai aku uji sang bebulu pule.

Sambil mehase kesal puteri pertame ni langsung balek ninggalkan humah sang bebulu dek katek kundangan pedie-pedie.

Lah sampai di humahnye langsung ngadap ke umak wan ubaknye. Puteri pertame lansung becerite kegagalannye ndapatkan tempoyak untuk ubat umak ubaknye ni. Au dek ngape ngan jadi japoan sang bebulu atau ngan jadi bini sang bebulu yang penting ngan dapat tempoyak make sakit umak wan ubak ni hadu kate uamk wan ubak puteri ni. maaf nian mak bak uji puteri aku jijik nian dengan sang bebulu tu mane badannye besak itam bebulu-bebulu wan beembau busok pule. Pokoknye jahat-jahat nian umpatan puteri pertame dengan sang bebulu tu. Aku dek sanggup uji puteri pertame tu lagi. Sambil nangis jeme due belaki bini tu bekate sampai ati ngan puteri dek galak nulung jeme tue ngan. Ndai mane ngan asalnye kalu bukan ndai umak wan ubak ni lah. Mpok jeme tue puteri ni nangis sambil memelas puteri pertame dek peduli die langsung pegi makitu kian ninggalkan umak wan ubaknye.

Tapi jeme tue due belaki bini ni dek putus asa. Gisoknye die manggil puteri keduenye. Langsung saje umak wan ubak puteri ni ngajongkan puteri kedue ke badah sang bebulu untuk minta tempoyak. Dengan ase agak kesal pule puteri kedue berangkat ke badah sang bebulu. Sampai di sane puteri kedue langsung disambut ramah oleh sang bebulu. Same cak ayuknye puteri kedue tegaggau pule die nginak sang bebulu. Sambil gugup puteri kedue ngumungkan maksud die ke sini. Aku ni nak minta tempoyak untuk ubat umak wan ubak ku uji puteri kedue. Gampang lah itu uji sang bebulu. Same lok ayuk ngan mahi cuma ade syaratnye. Kalu ngan ku enjok secanting tempoyak ngan ku jadikan japoan ku, kalu ngan ku enjok sekilu tempoyak ngan ku jadikan bini ku. Langsung kontan marah puteri kedue ni. Same cak ayuknye mahi dengan ngumung sekuat-kuatnye wan sekasar-kasarnye puteri kedue ni ngatei sang bebulu awak lah jahat, bebulu-bulu pule badan kamah gale. Biarlah aku dek buleh tempoyak mane kan sudi aku jadi japoan ngan apelagi nak jadi bini ngan uji puteri kedue pule.

Alhasil dengan hasil yang nihil puteri kedue pun gagal ngundang tempoyak balek untuk ubat umak wan ubaknye.

Namun walau dengan kegagalan puteri yang keduenye. Jeme due belaki bini ni belum putus asa. Die mengutus puterinye yang ketige ke humah sang bebulu. Tapi lagi-lagi gagal puteri ketige ndapatkan tempoyak.

Puteri keempat di ajongkan pule tapi same dek katek bulehannye. Puteri yang kelime makitu pule dengan marah-marah lok ayuk-ayuknye die kesal dengan sang bebulu. Puteri keenam same saje  kesal die, apelagi die masih mude wan cinde pule beda wan ayuk-ayuknye lah muali kinaan tue.

Singkat cerite puteri yang bungsu atau puteri yang ketujoh diajongkan pegi ke humah sang bebulu.  Sampai di humah sang bebulu puteri bungsu pun disambut dengan keramahan oleh sang bebulu. Anye puteri bungsu beda nggok ke 6 ayuknye die mehase injik disambut dengan ramah oleh sang bebulu. Masuklah uji sang bebulu pedie rasan ngan datang ke pundukku ni uji sang bebulu pule. Au aku nak berasan tempuyak uji puteri bungsu untuk ubat umak wan ubak ku lah lame die bedue bidapan uji jeme nak dimakankan tempoyak make hadu sakitnye tu. Payu ame makitu kate sang bebulu agi ngan ku enjok secanting tempoyak tapi ngan ku jadikan japoan ku uji sang bebulu pule, ame ngan nak minta sekilu tempoyak ngan ku jadikan biniku galak dikde ngan puteri bungsu? kate sang bebulu. Ape jawab puteri bungsu jangankan jadi japoan jadi bini ngan aku galak uji puteri bungsu dengan senang ati yang penting umak wan ubak ku semboh ndai sakitnye. Iloklah itu uji sang bebulu pule ini bawelah balek sekulu tempoyak ni gincak suruhlah umak wan ubak ngan makannye ku do’akan gancang sembuh. Terimekaseh banyak uji puteri bungsu.

Dek sempat nak bebasa-basi lame ige sakingkan injiknye puteri bungsu langsung balek nuju humahnye, sampai di humah die langsung nuju ke umak wan ubaknye ngenjokan tempoyak sebagai ubat mujarab untuk penyakit umak wan ubaknye. Cak di jampi saje sude makan tempoyak itu kontan penyakit umak wan ubak 7 puteri ni langsung semboh.

Gisok datanglah Sang Bebulu ke humah Puteri 7 behading ni. Maksud Sang Bebulu dek lain dek bukan nak minta janji Puteri Bungsu yaitu Puteri Bungsu nak dijadikan bini oleh Sang Bebulu. Dengan senang ati Puteri Bungsu menerime lamaran Sang Bebulu. Dek bedak-bedak ke 6 ayuk Puteri Bungsu menghine Puteri Bungsu atas pernikahannye wan Sang Bebulu. Tapi Puteri Bungsu dekde marah,kecik ati atupun nyesalan die malah senang-senang saje. Pendeknye pedie-pedie kian kate-kate dek lemak selalu diumungkan ke 6 ayuk Puteri Bungsu tu kepade Sang bebulu wan Puteri Bungsu.Puteri Bungsu wan Sang Bebulu dekde peduli..

Suatu ahi Sang Bebulu wan Puteri Bungsi mandi ke sungai. Pas dang mandi Puteri Bungsu diajung Sang Bebulu mandi di ulu sedang, Sang bebulu mandi di ulak sungai. Sesaat kemudian Sang Bebulu ngantau Puteri Bungsu. Puteri Bungsu nuleh ke ulak mandian. Tegagau Puteri Bungsu nginak sape yang mantau die karene, di situ ngatek agi Sang Bebulu yang ade bujang besak tinggi mane alap pule. Ini…ini aku uji bujang alap itu. Aku ni Sang Bebulu makini aku lah telepas ndai kutukan. Selame ini aku di kutuk jeme yang iri dengan ku. Tapi jeme itu dulu bekate ame ade gadis cinde yang jatuh cinte atau mencintei ngan uji jeme tu dengan Sang Bebulu make, ngan pacak berubah agi jadi bujang alap.

Singkat kate untuk ngerayekan pernikahan Puteri Bungsu wan Sang Bebulu ni diadekan lah pesta meriah 7 ahi 7 malam. Nginak kealapan, kegagahan Sang Bebulu ke 6 ayuk Puteri Bungsu iri ati. Die uhang kepingin pule nak kawin atau dapat bujang alap yang sealap Sang Bebulu. Tiap ade kesempatan ke 6 ayuk Puteri Bungsu ni merayu, menggoda Sang Bebulu tapi cinte Sang Bebulu cuman sikok yaitu ke Puteri Bungsu tula.

Ahi beganti minggu, minggu beganti bulan, bulan beganti taun. Sang Bebulu wan Puteri Bungsu hidup bahagia dalam membina humah tanggenye. Sedang ke 6 ayuk Puteri Bungsu masing-masing belaki dengan bujang tue yang jahat pule.

Demikian cerite ini. wassalam.

Tinggalkan sebuah Komentar

Filed under Cerita Rakyat

Makanan Khas Ogan Ulu

Ogan Ulu merupakan bagian dari Bumi Sriwijaya sehingga tidak heran bila adat,budaya dan kebiasaan masyarakatnya sehari-hari mirip atau hampir sama dengan masyarakat Bumi Sriwijaya pada umumnya. Termasuk makanan khas di Ogan Ulu banyak persamaanya dengan makanan khas di Bumi Sriwijaya. Seperti makanan pempek di Ogan Ulu juga ada,tekwan,model,dll. Tapi demikian ada juga makanan yang unik khas Ogan Ulu seperti lempok yang terbuat dari durian.

Orang Ogan Ulu menyukai makanan yang berkuah untuk lauk makan pada umumnya diberi atau memakai kuah baik itu kuah bening maupun bersantan. Lalap-lalapan juga biasa dikonsumsi oleh masyarakatnya ada lalap yang unik dari Ogan Ulu yaitu umbut uwi dalam bahasa Indonesia umbut uwi ini disebut pucuk rotan atau rotan yang masih muda. Lalapan umbut uwi ini walau terasa agak pahit namun nikmat bila, kita mengkonsumsi umbut uwi ini akan menambah nafsu makan kita.

Tinggalkan sebuah Komentar

Filed under profile

Ogan Ulu Daerah Yang Kaya Sumber Daya Alam

Ogan Ulu merupakan sebuah tempat di Pulau Sumatera tepatnya di provinsi Sumatera Selatan. Bahasa yang digunakan oleh penduduk asli adalah bahasa Ogan atau base ugan yang lebih di kenal dengan bahasa Ogan Ulu atau UganUlu untuk membedakannya dengan bahasa yang lain yaitu bahasa Ogan Ilir.

Ogan Ulu memiliki alam yang subur hampir semua jenis tanaman tropis hidup di daerah ini. Karena tanahnya yang subur membuat pendatang banyak tertarik untuk menetap di Ogan Ulu. Usaha perkebunan dan pertanian sangat identik dengan masyarakat Ogan Ulu. Tak heran bila masyarakatnya mayoritas bertani dan berkebun. Dewasa ini perkebunan sudah banyak diusahakan oleh pihak-pihak yang punya modal. Tetapi pertanian dan perkebunan yang bersifat tradisional tetap diusahakan terutama oleh masyarakat asli.

Udara alam Ogan Ulu berhawa sedang tetapi ada juga daerah yang berhawa sejuk seperti di Kecamatan Ulu Ogan. Ogan Ulu memiliki sungai besar yaitu sungai ogan. Sungai ogan ini juga merupakan salah satu anak sungai musi dari 9 (sembilan) anak sungai musi.

Tinggalkan sebuah Komentar

Filed under Profil

Kehidupan Masyarakat Ogan Ulu

Ogan Ulu didiami oleh penduduk asli yang berbahasa ogan,bersuku dan berbudaya ogan. Masyarakat ogan ulu merupakan masyarakat melayu yang hidup di daerah dataran sedang dan ada sedikit yang di dataran tinggi yaitu Kecamatan Ulu Ogan daerah yang berbatasan dengan Muara Enim di pulau Sumatera. Alam ogan ulu yang sangat indah dengan tanahnya yang subur membuat masyarakat ogan ulu sebagian besar bermata pencaharian sebagai petani, namun untuk masyarakatnya yang bermukim di kota Baturaja banyak juga yang bekerja sebagai pedagang dan usaha jasa.

Pertanian dan perkebunan identik dengan usaha masyarakat ogan ulu. Hasil tani dan perkebunan sudah banyak diusahakan oleh masyarakat baik secara turun-temurun maupun secara perkebunan besar dan menggunakan teknologi baru. Seperti PT. Perkebunan Minanga Ogan milik swasta dan PT. Perkebunan Mitra Ogan milik BUMD.

Hasil pertanian diantaranya buah-buahan,kopi,lada dan lain sebagainya. Buah yang terkenal dari ogan ulu adalah buah duku yang rasanya manis. Buah duku yang terkenal manis dan bentunya besar-besar ada di Kampung Kepayang Kecamatan Peninjauan. Selain itu buah yang terkenal dibudidayakan oleh masyarakat ogan ulu adalah jeruk. Namun tanaman jeruk amat disayangkan harganya tidak mementu sehingga bila masa panen raya harga jeruk jatuh hampir tak bernilai jual.

Disamping bertani masyarakat ogan ulu ada juga yang beternak dan memelihara ikan. Peternakan yang ada misalnya ternak sapi,kambing dan ternak unggas. Ikan biasanya di budidayakan di Kecamatan Peninjauan.

1 Komentar

Filed under Budaya

Beberapa Dialek Bahasa Ogan Ulu

Bahasa Daerah Ogan Ulu pada umumnya memiliki struktur yang sama tetapi, hanya dialek-dialeknya yang berbeda-beda antara daerah yang satu dengan yang lainnya. Dialek bahasa Ogan Ulu bisa dibagi menjadi 3 macam dialek atau yang sering disebut logat. Dialek atau logat bahasa Ogan Ulu antara lain logat ringan/halus,logat sedang, dan logat berat. Logat ringan dipakai di Kecamatan:Peninjauan,Sinar Peninjauan, Lubuk Batang, dan Lubuk Raja. Sedangkan dialek sedang dipakai di Kecamatan Baturaja Timur, Baturaja Barat dan sebagian Kecamatan Sosoh Buay Rayap. Sedangkan logat berat atau keras dipakai di daerah: Kecamatan Semidang Aji, Kecamatan Muara Jaya, Kecamatan Pengandonan, dan Kecamatan Ulu Ogan.

Bahasa Ogan Ulu bertetanga dengan bahasa Komering, bahasa Ogan Ilir, bahasa Enim dan bahasa Semende serta bahasa Lubay atau Rambang. Untuk bahasa Ogan Ilir khusus dealaek Muara Kuang hampir sama dengan bahasa Ogan Ulu, begitu juga dengan bahasa Lubay dan bahasa Semende banyak persamaan kosa katanya dengan bahasa Ogan Ulu ini.

Tinggalkan sebuah Komentar

Filed under profile

Adat Budaya Ogan Ulu

Tari Sambut Sebimbing Sekundang

Tari Sambut Sebimbing Sekundang

  • Adat dan budaya Ogan Ulu merupakan adat dan budaya melayu. Hal ini bisa kita lihat dari bahasa yang digunakan oleh penduduk asli maupun pendatang yaitu bahasa Ogan. Bahasa Ogan ini termasuk bahasa melayu dialek e (e pepet) sama seperti bahasa melayu Malaysia. Namun dalam huruf  R hampir tidak digunakan dalam bahasa Ogan Ulu ini. Huruf R biasa diganti dengan huruf H contoh dalam bahasa Indonesia Rumah maka dalam bahasa Ogan Ulu diucapkan humah yang artinya rumah. Pada zaman dahulu di Ogan ulu terdapat aksara daerah namun sekarang aksara daerah atau penduduk setempat menyebutnya dengan surat ulu sudah tidak digunakan lagi. surat ulu ini memiliki banyak kesamaan dengan aksara Lampung. yaitu ka ga nga. Begitu juga dengan adat kebiasaan masyarakat sangat kental dengan budaya melayu yang Islami apalagi, bisa dibilang 99% masyarakat Ogan Ulu memeluk agama Islam. Kita bisa melihat dalam cara berpakaian atau perayaan hari-hari besar Islam sangat bernuansa melayu sekali.
  • 3 Komentar

    Filed under Budaya

    Halo dunia!

    Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!

    1 Komentar

    Filed under Budaya